Berita Kampus Tim Dosen STISIP Widuri Peroleh Hibah Penelitian Kemendikbud Dikti
Tim Dosen STISIP Widuri Peroleh Hibah Penelitian Kemendikbud Dikti31/01/2014Tim Dosen P3M (Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) STISIP Widuri, terdiri dari Dr. Prudensius Maring, MA (Ketua), Dr. Retor AW Kaligis, M.Si (Anggota), dan Drs. Fordolin Hasugian, M.Si. (Anggota) memperoleh hibah penelitian melalui skema penelitian hibah bersaing dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti).Berdasarkan Keputusan Surat Keputusan Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Ditjen Dikti No. 0263/E5/2014 tanggal 24 Januari 2014, usulan penelitian berjudul “Involusi Perkotaan dan Strategi Sosial Ekonomi Masyarakat Terkena Banjir Secara Berulang di Bantaran Sungai Ciliwung (Studi Kasus di Kelurahan Cawang dan Kampung Melayu Sebagai Basis Rekayasa Pemberdayaan Masyarakat dan Pemulihan Ekologi) “ disetujui untuk didanai Ditjen Dikti. Proses persetujuan itu melalui tahapan pengajuan proposal, pengecekan administrasi, dan presentasi. Penelitian ini dipandang cukup relevan di tengah usaha Pemerintah Pusat dan Pemda DKI Jakarta mengatasi persoalan banjir melalui normalisasi sungai-sungai di ibukota. Obyek penelitian ini adalah masyarakat perkotaan yang mendiami wilayah bantaran Sungai Ciliwung yang mengalami dan terkena dampak banjir yang terjadi secara berulang-ulang. Aspek yang dipejalari dari masyarakat meliputi strategi ekonomi, sosial, dan budaya yang dibangun dan dikembangkan oleh masyarakat dalam rangka menghadapi banjir dan sebagai strategi kehidupan sosial dan ekonomi. Penelitian ini juga menggali persepsi masyarakat tentang banjir dan lingkungan ekologi. Masa pelaksanaan penelitian ini direncanakan berlangsung dua tahun. Hasil yang ditargetkan pada tahun pertama adalah:1) Teridentifikasi struktur sosial, norma sosial, nilai sosial, kebiasaan, dan pola hubungan sosial yang dijalankan masyarakat di bantaran sungai.2) Teridentifikasi persepsi masyarakat tentang banjir, lingkungan ekologis, pola penguasaan sumberdaya alam, sumberdaya ekonomi, dan sumberdaya sosial pada masyarakat bantaran sungai.3) Teridentifikasi strategi ekonomi, sosial, dan budaya yang dibangun masyarakat di bantaran sungai.4) Teridentifikasi pendekatan dan strategi rekayasa sosial untuk pemberdayaan masyarakat yang dijalankan pemerintah dan stakeholders lain. 5) Adanya analisis hubungan antara involusi perkotaan dan strategi sosial ekonomi masyarakat, serta analisis model atau pola rekayasa sosial untuk pendekatan masyarakat yang cocok dengan kondisi lingkungan internal dan eksternal.Adapun target tahun kedua sebagai berikut:1) Diseminasi hasil penelitian, buku, dan artikel sebagai hasil pembelajaran kepada pemerintah dan stakeholders terkait yang terlibat langsung dalam proses pemberdayaan masyarakat dan pemulihan lingkungan/ekologi.2) Adanya model rekayasa sosial untuk pemberdayaan masyarakat perkotaan di bantaran sungai yang dilaksanakan melalui rangkaian lokakarya dan seminar yang melibatkan pemerintah dan stakeholders terkait yang terlibat langsung dalam proses pemberdayaan masyarakat dan pemulihan lingkungan/ekologi.3) Implementasi program pemberdayaan masyarakat perkotaan di bantaran sungai melalui rangkaian kegiatan pelatihan dan capacity building untuk peningkatan kapasitas organisasi sosial, kegiatan ekonomi, dan membangun jejaring organisasi sosial dan stakeholders.foto: Media Indonesia/Ramdani/bbsumber : Dikti Kemendikbud dan Dok. STISIP Widuri
header
BEBAS UANG SKS!Semua Program StudiTerakreditasi B :S1 Ilmu KomunikasiS1 dan S2 Ilmu Kesejahteraan Sosial
Ketua Yayasan: Leonie Radius PrawiroKetua STISIP Widuri: Prof. Dr. Robert MZ LawangDosen Luar Biasa:Prof. Martha F. Haffey, DSW, MSW, LCSW (Hunter College School of Social Work of the City, University of New York)
search
Search
Jasa Pembuatan Website By IKT